Hasil Sidang Pertama dan Kedua BPUPKI

hasil sidang bpupki

Hasil Sidang Pertama dan Kedua BPUPKI – Badang Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau yang biasa disebut BPUPKI dalam bahasa Jepang disebut Dokuritsu Junbi Chosakai adalah badan yang dibentuk oleh pemerintah Jepang untuk menarik warga Indonesia dengan menjanjikan kemerdekaan.

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang sidang bpupki pertama dan kedua.

Apa isi sidang bpupki?

Kapankah sidang tersebut dilaksanakan?

Apa tujuan sidang bpupki?

Di mana dilaksanakan sidang?

Bagaimana proses dan hasilnya?

Simak penjelasan berikut

gambar sidang bpupki
Gambar sidang bpupki, source : wikipedia

Secara resmi BPUPKI mengadakan sidang sebanyak 2 kali. Sidang pertama dilaksanakan pada tanggal 2 Mei sampai dengan 1 Juni 1945, sedangkan sidang kedua dilaksanakan pada tanggal 11 Juli sampai 14 Juli 1945. Selain itu sering diadakan pertemuan tidak resmi antar anggota BPUPKI.

Baca juga materi

Sejarah Lengkap BPUPKI : Pembentukan, Anggota, dan Pembubaran

Hasil Sidang Pertama BPUPKI

Sidang pertama BPUPKI pada tanggal 29 Mei sampai 1 Juni 1945 menghasilkan perumusan sebuah Dasar Negara Indonesia yaitu Pancasila.

Sebelumnya pada tanggal 28 Mei BPUPKI telah mengadakan acara pelantikan bersamaan dengan acara pembukaan sidang pertama di gedung Chuo Sangi In (sekarang bernama Gedung Pancasila, pada masa belanda disebut gedung Bolksraad).

Ada tiga tokoh yang menggagas mengenai dasar negara yaitu Mr. Mohammad Yamin, Prof. Dr. Mr. Supomo dan Ir. Soekarno. Berikut adalah gagasan dari tiga tokoh tersebut:

Gagasan Mr Mohammad Yamin dalam sidang bpupki pertama :

  • Asas Peri Kebangsaan
  • Asas Peri Kemanusiaan
  • Asas Peri Ketuhanan
  • Asas Peri Kerakyatan
  • Asas Kesejahteraan Rakyat

Gagasan Mr Supomo :

  • Asas Persatuan
  • Asas Mufakat dan Demokrasi
  • Asas Keadilan Sosial
  • Asas Kekeluargaan
  • Asas Musyawarah

Gagasan Ir Soekarno :

  • Sila Kebangsaan Indonesia
  • Sila Internasionalisme dan Peri Kemanusiaan
  • Sila Mufakat atau Demokrasi
  • Sila Kesejahteraan Sosial
  • Sila Ketuhanan Yang Maha Esa

Hasil Sidang Kedua BPUPKI

Sidang kedua BPUPKI dilaksanakan pada tanggal 10 Juli sampai 14 Juli 1945. Agenda sidang kedua ini membahas tentang wilayah NKRI, rancangan Undang Undang Dasar (UUD), ekonomi dan keuangan, pembelaan negara, serta pendidikan dan pengajaran.

Dalam sidang ini anggoata BPUPKI dibagi menjadi beberapa panitia kecil. Panitia kecil yang dibentuk antara lain:

  • Panitia Pembela Tanah Air (PETA) diketuai oleh Raden Abikusno Tjokrosoejoso
  • Panitia Ekonomi dan Keuangan diketuai oleh Drs. Mohammad Hatta
  • Panitia Perancang Undang-Undang Dasar diketuai oleh Ir. Soekarno

Pada tanggal 11 Juli 1945, sidang panitia Perancang UUD yang diketuai oleh Ir. Soekarno membahas pembentukan lagi panitia kecil di bawahnya yang tugasnya adalah khusus merancang isi dari Undang-Undang Dasar, panitia itu beranggotakan 7 orang yaitu:

  1. Prof. Dr. Soepomo (ketua panitia kecil)
  2. Mr. Raden Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo (anggota)
  3. Mr. KRMT Wongsonegoro (anggota)
  4. Mr. Alexander Andries Maramis (anggota)
  5. Mr. Raden Panji Singgih (anggota)
  6. Dr. Soekiman Swijosandjojo (anggota)
  7. Haji Agus Salim (anggota)

Pada tanggal 13 Juli 1945 sidang panitia Perancang UUD yang diketuai oleh Ir. Soekarno membahas hasil kerja panitia kecil di bawahnya yang beranggotakan 7 orang tersebut, tugas panitia itu adalah khusus merancang Undang-Undang Dasar.

Pada tanggal 14 Juli 1945 sidang pleno BPUPKI menerima laporan panitia Perancang Undang-Undang Dasar, yang dibacakan oleh Ir. Soekarno selaku ketua panitia itu sendiri. Dalam laporan tersebut membahas tentang rancangan Undang -Undang Dasar yang di dalamnya terdapat tiga masalah pokok yaitu :

  1. Pernyataan Indonesia merdeka
  2. Pembukaan Undang-Undang Dasar
  3. Batang tubuh UUD yang kemudian dinamakan sebagai “Undang-Undang Dasar 1945”, yang isinya :
  • Wilayah negara Indonesia adalah sama dengan bekas wilayah Hindia-Belanda dulu, ditambah dengan Malaya, Borneo Utara (sekarang Sabah dan Serawak Malaysia, serta wilayah Brunei Darussalam), Papua, Timor-Portugis (sekarang Timor Leste), dan pulau-pulau di sekitarnya.
  • Bentuk negara Indonesia dalah Kesatuan
  • Bentuk pemerintah Indonesia adalah Republik
  • Bendera nasional Indonesia adalah Sang Saka Merah Putih
  • Bahasa nasional Indonesia adalah Bahasa Indonesia

Demikian materi tentang hasil sidang bpupki semoga bermanfaat. Jangan lupa baca materi ppkn yang lain di blog ini, terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *