Ilmu Ekonomi : Definisi, Model, Sifat, dan Prinsip Dibahas Lengkap!

pengertian ilmu ekonomi

Ilmu Ekonomi merupakan suatu ilmu yang berkaitan dengan finansial dan keuangan. Pengertian ilmu ekonomi secara umum pun mencakup berbagai hal lain, termasuk ekonomi mikro dan ekonomi makro. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai definisi, model, sifat dan prinsip ilmu ekonomi beserta penjelasan secara lengkap.

Tentunya kita sudah tidak asing lagi dengan istilah apa itu ekonomi. Hal-hal yang berkaitan dengan ekonomi bisa kita temui di kehidupan sehari-hari, seperti harga beras, kegiatan jual-beli di pasar hingga perekonomian di suatu negara. Ruang lingkup ekonomi memang sangat luas. Hal ini sesuai dengan apa saja pembagian ilmu ekonomi itu sendiri yang meliputi ekonomi mikro hingga ekonomi makro.

Definisi Ilmu Ekonomi

Menurut Wikipedia

Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas.

Pengertian Lain

Ekonomi (economy) berasal dari bahasa Yunani yang berarti “seseorang yang menjalankan/mengatur rumah tangga”

Ekonomi : ilmu tentang aktivitas yang, dengan atau tanpa uang, melibatkan pertukaran/transaksi antar manusia.

Ekonomi : studi tentang bagaimana manusia memilih untuk menggunakan faktor produksi (tanah, tenaga kerja, modal, mesin, dsb.) untuk memproduksi suatu/beberapa komoditas, dan mendistribusikannya.

Pengertian Ilmu Ekonomi Menurut Para Ahli

Menurut Sadono Sukirno
Ilmu Ekonomi menganalisa biaya dan keuntungan dan memperbaiki corak penggunaan sumber daya (sumber daya:  DA & SDM).

Menurut Mankiw
Ilmu Ekonomi adalah studi tentang bagaimana masyarakat mengelola sumber daya yang selalu terbatas dan langka.

Menurut Prof. P.A. Samuelson
Ilmu ekonomi adalah suatu studi bagaimana orang-orang dan masyarakat membuat pilihan, dengan atau tanpa enggunaan uang, dengan menggunakan sumber daya yang terbatas tetapi dapat dipergunakan dalam berbagai cara untuk menghasilkan berbagai jenis barang dan jasa dan mendistribusikannya untuk keperluan konsumsi, sekarang dan dimasa datang, kapada berbagai orang dan golongan masyarakat.

Menurut Adam Smith
Ilmu ekonomi adalah ilmu sistematis yang mempelajari tingkah laku manusia dalam usahanya untuk mengalokasikan sumber daya yang terbatas untuk mencapai tujuan tertentu.

Menurut Suherman Rosydi
Ilmu ekonomi adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang berusaha sungguh-sungguh untuk memberikan pengetahuan dan pengertian tentang gejala-gejala masyarakat yang timbul karena perbuatan manusia dalam usahanya untuk memenuhi kebutuhan atau untuk mencapai kemakmuran.

Menurut J. M. Keynes
Ilmu Ekonomi adalah suatu teknik berpikir yang mempunyai kegunaan untuk mempertimbangkan sejumlah biaya serta bagian dari keuntungan.

Menurut J. L. Mey Jr.
Ilmu Ekonomi adalah salah satu dari ilmu pengetahuan yang mempelajari mengenai segala usaha manusia untuk mencapai tujuan ke arah yang disebut kemakmuran di dalam kehidupannya.

Menurut Penson
Ilmu ekonomi adalah ilmu pengetahuan yang selalu mendalami mengenai kesejahteraan material di setiap diri manusia.

Menurut Lionel Robbins
Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia sebagai kaitan antara tujuan (ends) dan sarana yang langka (scarce means) yang mempunyai banyak alternatif kegunaan.

Menurut Alfred W.
Ilmu ekonomi dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu ilmu ekonomi deskriptif, teori ekonomi, dan ilmu ekonomi terapan.

Model Ilmu Ekonomi

Diagram Aliran Sirkuler

Diagram Aliran Sirkuler adalah suatu model visual perekonomian, yang memperlihatkan bagaimana aliran uang melalui pasar antara rumah tangga dan perusahaan.

Diagram aliran sirkulasi
diagram sirkulasi aliran real


Diagram Aliran Sirkuler
Pasar Barang & Jasa

  • Perusahaan menjual
  • Rumah tangga membeli

Pasar Faktor Produksi

  • Rumah tangga menjual
  • Perusahaan membeli

Perusahaan

  • Menghasilkan & menjual barang & jasa
  • Membeli & menggunakan faktor produksi

Rumah Tangga

  • Membeli & mengkonsumsi barang & jasa
  • Memiliki & menjual faktor produksi

Faktor-faktor Produksi

  • Input uang digunakan untuk menghasilkan barang & jasa
  • Tenaga kerja, tanah & modal

Batas Kemungkinan Produksi

Batas kemungkinan produksi adalah suatu grafik yang memperlihatkan berbagai kombinasi keluaran yang mungkin dapat diproduksi oleh perekonomian, dengan faktor produksi tertentu dan teknologi produksi yang tersedia.

diagram batas kemungkinan produksi
Diagram batas kemungkinan produksi
batas kemungkinan produksi

Konsep yang Digambarkan Oleh Batas Kemungkinan Produksi

  • Efisiensi
  • Tradeoffs
  • Biaya Kesempatan
  • Pertumbuhan Ekonomi

Analisis Positif versus Normatif

Pernyataan Positif adalah pernyataan yang mencoba menjelaskan dunia sebagaimana adanya. (disebut analisis deskriptif)

Pernyataan Normatif adalah pernyataan yang mencoba menunjukkan dunia seharusnya. (disebut analisis preskriptif)

Sifat-sifat Teori Ekonomi

Ilmu ekonomi memiliki sifat atau ciri yang dimiliki agar analisanya dapat menjadi sah yaitu:

1. Variabel-variabel

Teori mengemuka-kan bagaimana perubahan suatu faktor dapat mempengaruhi faktor lainnya. Disebut  variabel, yaitu suatu besaran yang nilainya dapat mengalami perubahan.

Contoh :

Dalam teori harga antara lain diterangkan permintaan dari para pembeli dan ini dikenal sebagai hukum permintaan, mengatakan “kalau harga suatu barang berubah maka jumlah permintaan terhadap barang itu juga berubah.

2. Asumsi-asumsi

Teori ini menjelaskan hubungan di antara berbagai variabel kegiatan ekonomi,

Menjelaskan sifat hubungan antara peristiwa dengan faktor-faktor  yang mempengaruhinya,

Harus dibuat  penyederhanaan ke atas kejadian yang sebenarnya dalam masyarakat,

Penyederhanaan itu dikenal sebagai CETERIS PARIBUS (bahasa Latih) artinya “hal-hal lain tidak mengalami perubahan”

3. Hipotesis

Suatu pernyataan mengenai bagaimana variabel-variabel yang dibicarakan berhubungan satu sama lain.

  • Hubungan langsung, yaitu keadaan di mana perubahan nilai-nilai variabel yang dibicarakan bergerak ke arah yang bersamaan. Contoh: kalau pendapatan masyarakat bertambah maka konsumsi akan bertambah.
  • Hubungan terbalik, yaitu apabila nilai-nilai variabel yang dibicarakan berubah ke arah yang bertentangan. Contoh: kenaikan harga yang menyebabkan permintaan menurun.

4. Membuat ramalan

Analisis kegiatan ekonomi dalam masyarakat :

  • Menjelaskan mengapa peristiwa tertentu berlaku dan apa yang menjadi penyebabnya suatu peristiwa tersebut.
  • Menjelaskan bagaimana berfungsinya suatu perekonomian.
  • Peramalan dapat digunakan sebagai landasan dalam merumuskan langkah-langkah untuk memperbaiki keadaan dalam perekonomian.

Prinsip-prinsip Ilmu Ekonomi

Prinsip ekonomi berlaku dalam tiga kegiatan ekonomi yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi. Terdapat 10 prinsip ekonomi yang merupakan salah satu landasan untuk digunakan dalam penerapan ilmu ekonomi. yaitu :

1. Setiap Orang Melaksanakan Trade Off

Tidak ada yang gratis di dunia ini. Ketika anda ingin melakukan sesuatu, maka sesuatu yang lain harus dikorbankan. Contoh ketika anda sedang melakukan makan anda akan kehilangan kesempatan untuk bermain futsal pada saat bersamaan.

2. Pengorbanan Biaya Untuk Memperoleh Sesuatu

Prinsip ini disebut juga dengan opportunity cost yaitu biaya kesempatan/peluang. Kesempatan ini akan hilang dan berubah menjadi satu pilihan yang Anda putuskan.Untuk itu hendaknya Anda mengambil kesempatan tersebut dengan hal yang memiliki nilai sebanding atau lebih banyak.

3. Orang Berpikir Secara Rasional

Berpikir rasional maksudnya adalah jika seseorang mengambil keputusan atau pilihan, orang tersebut melakukannya dalam pikiran yang rasional. Orang akan berpikir secara rasional untuk mendapatkan keuntungan dan apa yang menjadi kerugian dari keputusan yang diambil.

4. Orang Tanggap Terhadap Insentif

Seseorang akan lebih ‘aktif’ saat seseorang tersebut mendapatkan keuntungan tambahan dari apa yang ia kerjakan. Contoh ketika seorang diberi gaji lebih tinggi ia akan merasa lebih semangat saat melakukan pekerjaan, dan akan melakukan pekerjaan hanya sesuai porsinya jika ia digaji pas-pasan.

5. Perdagangan Menguntungkan Semua Pihak

Pada prinsip ini yang paling menonjol adalah spesialisasi, contohnya yaitu suatu negara akan memproduksi sesuai kemampuan yang paling optimal (biaya produksi rendah, kemampuan produksi tinggi, kualitas bagus) yang dimiliki lalu menjualnya ke negara lain yang tidak optimal produksinya dari barang tersebut. Dan barang produksi yang tidak bisa dihasilkan secara optimal maka negara tersebut pun akan membeli dari negara lain yang produksinya lebih optimal.

6. Pasar Secara Umum adalah Sarana Terbaik untuk Mengkoordinasikan Kegiatan Ekonomi

Perusahaan memiliki hak untuk menentukan siapa saja yang akan dipekerjakan dan barang apa yang akan diproduksi, dan konsumen memiliki hak untuk bekerja di perusahaan mana dan akan membeli barang apa dari penghasilan yang mereka dapat.

7. Pemerintah Mampu Meningkatkan Faktor Produksi.

Intervensi di bidang ekonomi biasanya dilakukan oleh pemerintah. Melalui pasar pemerintah bisa membantu pedagang-pedagang di pasar, sehingga dapat menguntungkan kedua pihak (penjual dan pembeli). Karena hal tersebut, penjual dapat memaksimalkan penghasilan dengan cara menambahkan pemasukan atas barang atau stok dagang sehingga mendapatkan hasil yang maksimal.

8. Standar Hidup Negara Bergantung Pada Kemampuan dalam Memproduksi Barang atau Jasa

Yang bisa menjelaskan perbedaan-perbedaan yang sangat besar antara satu standar hidup dengan standar hidup lainnya diberbagai negara di dunia yaitu kemampuan faktor produksi dari suatu negara. Negara di mana para pekerjanya dapat menghasilkan barang dan jasa dalam jumlah besar per satu satuan waktu, sebagian besar masyarakatnya hidup dalam standar hidup yang tinggi. Begitu pula sebaliknya.

9. Harga-harga Akan Meningkat Jika Pemerintah Mencetak Uang dalam Jumlah Banyak

Tingginya tingkat peredaran uang akibat dari tingginya produksi uang itu sendiri, menyebabkan nilai dari uang tersebut menjadi semakin kurang berharga yang berdampak pada terjadinya inflasi. Sehingga harga barang naik karena niali dari uang tersebut menurun.

10. Masyarakat Menghadapi Trade-off Jangka Pendek Antara Inflasi dan Pengangguran

Tradeoff antara inflasi dan pengangguran sifatnya hanyalah sementara, namun dapat berlangsung menahun. Dinegara tertentu meningkatnya inflasi akan mengurangi  pengangguran. Namun hal tersebut tampaknya tidak terjadi di Indonesia.

Referensi :
obrolanekonomi.blogspot.co.id/2013/01/10-prinsip-ekonomi-dan-penjelasan.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *