Macam-Macam Majas dan Contohnya (disertai Penjelasan)

macam-macam majas dan contohnya

Macam-macam Majas dan Contohnya. Sebelum ke materi inti mari kita pelajari Apa si yang dimaksud dengan majas atau Apa itu majas? Berikut adalah pengertian dan contoh majas :
Pengertian

Majas adalah gaya bahasa yang di gunakan oleh seorang penulis sastra untuk menyampaikan sebuah pesan yang imajinatif dan bersifat kias.

Majas biasanya digunakan pada karya sastra seperti puisi dan prosa, umumnya penggunaan majas lebih banyak digunakan pada puisi daripada prosa. Penggunaan majas bertujuan agar si pembaca dapat merasakan efek tertentu yang membuat sebuah karya sastra semakin hidup, dan lebih ke emosional baik perasaan dan pikiran, baik secara tertulis ataupun secara lisan
Macam-macam Majas yang sering digunakan pada sebuah karya sastra
Majas dibagi menjadi beberapa kelompok besar yaitu Majas perbandingan, Majas sindiran, Majas penegasan, dan Majas Pertentangan.

A) Majas perbandingan

  1. Majas Personifikasi adalah majas yang memiliki kesan hidup pada benda mati, sehingga sebuah benda mati berkesan hidup.

    Contohnya : Pensil itu menari-nari diatas sebuah kertas.

  2. Majas Metafora adalah majas perbandingan yang melukiskan sesuatu dengan perbandingan langsung atas dasar sifat yang sama atau hampir sama.

    Contohnya: Raja siang telah pergi ke peraduannya.

  3. Majas Simile atau Majas perumpamaan adalah perbandingan 2 hal yang dianggap sama. Perumpamaan itu dijelaskan pemakaian kata sebagai, seperti, ibarat, laksana, bak, umpama, seumpama, semisal, dan serupa.

    Contohnya : Wajahnya cantik seperti bunga yang sedang mekar.

  4. Majas Alegori adalah majas yang mengkiaskan hal lain atau kejadian lain. Alegori merupakan lanjutan dari majas metafora. Jadi dalam memahami majas alegori harus seluruh bagian dari teks.

    Contoh majas alegori: Suami sebagai Nahkoda, dan Isteri sebagai juru mudi.

  5. Majas Hiperbola adalah majas yang lebih-lebihkan kenyataan sehingga kenyataan tersebut berkesan tidak masuk akal.

    Contohnya : Cintaku lebih besar dan terang daripada sebuah matahari.

  6. Majas Litotes adalah majas yang bermaksud merendahkan fakta atau bisa dibilang lawan dari majas hiperbola, biasanya majas ini digunakan atau bertujuan untuk merendahkan diri.

    Contohnya : Mampirlah ke gubuk kami.

B) Majas Sindiran

  1. Majas Ironi adalah majas sindiran yang bermaksud menyembunyikan fakta yang sebenarnya atau bisa kebalikan dari fakta tersebut.

    Contoh: Sungguh sopan sekali ucapanmu.

  2. Majas Sinisme adalah majas sindiran yang lebih kasar daripada majas ironi, majas ini bersifat mencemooh pikiran .

    Contoh: Lama-lama aku bisa gila melihat tingkah lakumu.

  3. Majas Sarkasme adalah majas yang lebih kasar daripada majas ironi atau sinisme, majas ini bersifat mencemooh pikiran atau menusuk secara langsung pikiran.

    Contoh: Otakmu memang bodoh.

C) Majas Penegasan

  1. Majas Pleonasme adalah majas yang menambahkan keterangn untuk hal yang sudah jelas.

    Contoh : Saya masuk ke dalam, Saya jalan ke depan.

  2. Majas Apofasis adalah majas yang seolah seperti menyangkal sesuatu tetapi pada dasarnya menegaskan. Sering disebut juga majas preterisio

    Contoh : Seseorang yang ingin menyembunyikan sestuatu, tapi malah menegaskannya.

  3. Majas Repetisi adalah adanya pengulangan kata,frasa, atau klausa dalam kalimat. Pengulangan ini bertujuan untuk menjelaskan.

    Contoh :
    Aku benci kamu,aku tidak suka kamu,aku meninggalkanku.
    Aku cinta kamu, aku menyayangimu,aku mengasihimu.

  4. Majas Aliterasi adalah majas dengan melakukan pengulangan konsonan di awal kata dengan berurutan (terjadi pengulangan kata).

    Contoh : Lintasi gunung lewati lembah ini (terjadi pengulangan kata lintasi kemudian lewati yang memiliki makna sama)

  5. Majas Pararima adalah majas yang mengulang konsonan awal dan akhir dalam sebuah kata atau pada bagian kata yang berlainan.

    Contoh : Maju-mundur,Bolak-balik.

  6. Majas Paralelisme adalah majas menggunakan perulangan kata untuk mengungkapkan penegasan, biasanya terdapat dalam karya sastra puisi.

    Contoh : Hidup adalah pilihan. Hidup adalah pengorbanan.

  7. Majas Tautologi adalah majas yang menggunakan kata dengan berulang kali dalam satu kalimat dengan tujuan untuk menegaskan.

    Contoh : Betul,betul,betul,memang itu jawabannya.

  8. Majas Sigmatisme adalah majas yang menegaskan sesuatu dengan mengulang konsonan “s” dengan memberi efek tertentu. Biasanya ditemukan dalam karya sastra puisi dan prosa.

    Contoh : Kau menangis saat aku meringis.

  9. Majas Antanaklasis adalah majas yang mengulanga kata namun maknanya berbeda.

    Contoh : Bisa ular itu bisa membunuh orang banyak.

  10. Majas Klimaks adalah majas yang menjelaskan secara bertingkat dari yang paling bawah ke yang paling atas.

    Contoh : Anak di bawah umur tidak diperbolehkan membeli rokok, hanya orang dewasa yang telah berumur lebih dari 18 tahun yang diperbolehkan beli.

  11. Majas Antiklimaks adalah kebalikan dari majas klimaks. Majas ini menjelaskan mulai dari yang terpenting sampai yang tidak penting.

    Contoh : Dari kota, desa sampai pelosok semuanya bersyukur atas adanya saluran listrik.

  12. Majas Inversi adalah majas yang susunannya dibalik dengan menyebutkan predikat terlebih dahulu, baru kemudian subjeknya.

    Contoh : Kucium tangannya sebelum ibu berangkat kerja.

  13. Majas Retorik atau Retoris adalah majas yang berupa bertanyaan namun sebenarnya tidak membutuhkan jawaban karena pertanyaan tersebut henya bersifat menegaskan.

    Contoh : Siapa yang akan menjaga kebersihan kalau bukan kita?

  14. Majas Elipsis adalah majas dengan menghilangkan unsur kalimat tertentu.Contoh : Bapak ke rumah teman.

    Pada contoh kalimat elipsis di atas terdapat penghilangan unsur predikat kata “pergi”

  15. Majas Koreksio adalah majas yang menyebutkan sesuatu dan kemudian dikoreksi untuk menyatakan maksud sesungguhnya.

    Contoh : Kamu sudah bisa menyalakan api, eh maaf maksud saya menyalakan lilin.

Demikian artikel tentang macam-macam majas dan contohnya. Banyak yang harus dipelajari kan, semoga dengan adanya artikel ini bisa membuat kita semakin paham tentang majas. Terima Kasih.

referensi
dosenbahasa.com/macam-macam-majas-penegasan
kampusious.com/macam-majas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *