Macam-macam Penyakit atau Kelainan Pada Mata

Contoh Kelainan Pada Mata

Setelah kita mengetahui bagian-bagian dari mata beserta juga fungsinya, penting juga untuk diketahui bahwa tidak semua orang mempunyai mata yang dalam keadaan sehat sehingga ia mampu menyaksikan objek sekitar dengan jelas.

Ciri untuk jenis mata yang sehat yaitu ia mampu melihat benda dekat ataupun jauh. Sedangkan orang yang tidak mampu melihat secara jelas terindikasi mengidap kelainan mata. Setidaknya ada beberapa jenis kelainan mata yang umum terjadi pada orang – orang. Berikut penjelasan beberapa kelainan tersebut :

Rabun Jauh (Miopi)

Rabun jauh mipoi merupakan kelainan pada mata
Rabun Jauh via Hellosehat

Rabun Jauh atau biasa dikenal dengan Miopi. Orang yang menderita kelainan ini tidak dapat melihat berbagai jenis benda yang letaknya jauh dengan tempat ia melihat. Penyebab dari kelainan ini adalah lensa mata yang bentuknya terlalu pilij. Sehingga bayangan benda jatuh tepat di depan retina. Solusi yang tepat untuk penderita ini adalah dengan memakai jenis kacamata yang memiliki lensa cekung atau jenis lensa yang negatif.

Rabun jauh biasa terjadi karena beberapa hal, salah satunya yaitu karena keturunan dari orang tua. Jadi, kamu yang menderita rabun jauh bisa jadi karena orang tua kamu menderita rabun jauh juga Squad. Selain itu, bisa juga karena beberapa kebiasaan buruk yang dilakukan sehari-hari misalnya: nonton TV atau baca buku dari jarak terlalu dekat (jarak normal 30 cm), dan baca buku di tempat yang kurang pencahayaan.

Baca juga

Rabun Jauh : Gejala dan Pencegahannya

Rabun Dekat (Hipermetropi)

Rabun Dekat, sumber : lombokita

Rabun dekat atau biasa disebut dengan Hipermetropi disebabkan karena lensa mata yang terlalu pipih, jadi mata tidak dapat melihat benda dari jarak dekat dengan jelas.

Contohnya saja seseorang yang tidak mampu membaca secara jelas tulisan dari buku atau majalah pada jarak dekat. Penglihatan orang yang mengalami rabun dekat bisa diperbaiki dengan menggunakan kacamata berlensa cembung atau (+).

Rabun Tua

Rabun tua atau biasa disebut juga dengan Presbiopi. Yaitu sebuah kelainan pada mata yang diderita oleh orang yang usianya sudah mulai lanjut atau melemah.

Dampaknya seseorang penderitanya ini tidak bisa melihat suatu benda, entah itu benda yang letaknya dekat ataupun jauh. Solusi untuk penderita kelainan mata ini adalah dengan menggunakan jenis kacamata dengan lensa rangkap atau kacamata positif dan negatif.

Rabun Senja

Kelainan pada mata selanjutnya yaitu rabun senja atau biasa disebut juga dengan Hemerolopi. Kelainan ini memang terkesan langka dimana penderita tidak bisa melihat suatu benda dengan jelas pada saat senja. Penyebab dari kelainan ini adalah kurangnya vitamin A.

Buta Warna

Biasanya orang yang menderita buta warna tidak mampu membedakan warna satu dengan warna yang lainnya. Dan penyakit satu ini memiliki sifat yang menurun ke keturunan di bawahnya. Penyebabnya adalah ketidakmampuan sel-sel kerucut mata menangkap suatu spektrum warna sehingga mata sulit untuk membedakan warna tertentu .

Astigmatisma (Silinder)

Astigmatisma atau biasa disebut mata silinder merupakan kondisi penglihatan mata menjadi kabur. Astigmatisma terjadi karena ada penyimpangan dalam pembentukan bayangan pada lensa. Penglihatan penderita astigmatisma dapat ditolong dengan kacamata berlensa silinder.

Glaukoma

Glaukoma merupakan penyakit gangguan pada saraf penglihatan akibat peningkatan tekanan cairan mata. Peningkatan tekanan ini disebabkan oleh beberapa hal antara lain tekanan darah tinggi, adanya sumbatan di saluran air mata, atau penggunaan obat-obat jenis kortikosteroid. Kondisi ini harus diwaspadai karena umumnya pengidapnya tidak mengalami gejala-gejala awal yang berarti.

Konjungtivitis

Kelainan mata yang biasa disebut dengan pink-eye ini adalah peradangan pada konjungtiva, yaitu selaput tipis yang melapisi bola mata dan kelopak mata bagian dalam. Kondisi ini dapat disebabkan oleh bakteri, virus, alergi, hingga paparan asap rokok, debu, atau sampo.

Konjungtivitis pada orang dewasa umumnya tidak berbahaya selama bisa ditangani secepatnya, tetapi bisa membahayakan kualitas penglihatan jika terjadi pada bayi baru lahir.

Katarak

Katarak merupakan suatu kelainan mata dengan jenis berbeda-beda yang pada umumnya dialami oleh lansia berusia 60 tahun ke atas. Kondisi ini biasa terjadi saat terdapat penumpukan protein pada lensa mata sehingga menjadikan penglihatan samar. Tumpukan protein ini dapat terjadi akibat proses penuaan, diabetes, paparan sinar ultraviolet atau radiasi, obat-obatan seperti kortikosteroid dan diuretik, atau bisa juga bawaan dari lahir. Operasi merupakan pilihan terapi bagi pasien katarak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *