Mengidentifikasi Kesalahan Ejaan (Judul, Nama, Gelar, Nama Kota, Kata Depan)

mengidentifikasi kesalahan penggunaan ejaan

Mengidentifikasi Kesalahan Penggunaan Ejaan – Materikita kali ini akan membahas tentang kesalahan penggunaan pada ejaan, sebelumnya kita sudah membahas apa itu Seloka? Simak penjelasan berikut ini

Judul

Judul biasanya digunakan dalam karya tulis atau teks. Judul harus ditulis secara jelas dan tegas.

Berikut aturan-aturan penulisan judul sesuai EYD.

  • Huruf pertama setiap kata dalam judul ditulis dengan huruf kapital, kecuali dengan kata depan ( misalnya di, ke, dari, dalam ) dan kata sambung ( misalnya atau, dan, untuk, sebagai ).
  • Judul yang berupa kata ulang utuh ditulis dengan diawali huruf kapital.
  • Judul yang berupa kata ualng berimbuhan diawali dengan huruf kapital untuk kata pertama pada kata ulang. Kata keduanya tidak diawali huruf kapital.

Kata sapaan

Kata sapaan adalah kata yang digunakan untuk menyapa seseorang. Kata sapaan dibedakan menjadi dua macam, yaitu

  1. Kata sapaan penunjuk hubungan kekerabatan, digunakan dalam penyapaan dan diawali dengan huruf kapita, misalnya Bapak, Ibu, Saudara, Kakak, Adik, dan Paman.
  2. Kata sapaan hormat, bisanya ditulis pada surat remis, yaitu yang terhormat. Dalam penulisan, sapaan hormat tersebut disingkat menjadi yth. Dalam basa tulis, huruf awal singkatan sapaan hormat ditulis dengan huruf besar atau kapital dan diakhiri dengan tanda titi. Yth. Digunakan untuk menyapa orang-orang yang patut dihormati. Biasanya digunakan untuk menyapa orang yant lebih tua atau ossrang yant mempunyai jabatan penting.
  3. Kata sapaan berbentuk kata ganti seperti kamu, engkau, saudara, anda, dll.

Gelar

Penulisan gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang diikuti nama orang ditulis dengan huruf kapital. Misalnya, gelar kehormatan raden harus ditulis Raden Mas Said.

Beberapa aturan dalam penulisan tanda gelar sebagai berikut :

  1. Gelar ditulis sebelum atau sesudah nama orang
    Contoh penulisan gelar sebelum nama orang : Prof. Dr. Ilham Ramadhan
    Contoh penulisan gelar sesudah nama orang : Ilham Ramadhan, S.Kom.
  2. Setiap gelar ditulis dengan menggunakan tanda titik sebagai penghubung antara huruf pada singkatan gelar tersebut.
  3. Nama gelar dan orang dipisahkan menggunakan tanda koma
  4. Jika seseorang mempunyai gelar lebih dari satu maka gelar-gelar tersebut dipisahkan dengan koma.
    Contoh penulisan gelar lebih dari satu : Ilham Ramadhan, S.Kom., M.Pd.

Nama Kota

Huruf kapital antara lain digunakan dalam penulisan anam geografi  atau nama kota. Akan tetapi huruf kapital tidak digunakan sebagai huruf pertama nama geografi yang digunakan sebagai nama jenis.

Misalnya, Prabualih, Pontianak dan sebagainya.

Kata depan

Kata depat atau sering desebut preposisi adalah kata yang biasanya terdapat di depan nomina, misalnya dari, di, dengan, dan ke. Preposisi dari, di, ke ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya, kecuali di dalam gabungan kata yang sudah lazim dianggap satu kata, seperti kepada dan darimana.

Contoh : Benda kerajinan ukir banyak dihasilkan dari kota jepara.

Contoh Soal  Mengidentifikasi Kesalahan Penggunaan Ejaan

berikut Contoh Soal  Mengidentifikasi Kesalahan Penggunaan Ejaan beserta Jawabannya :

  1. Penulisan judul cerpen yang tepat di bawah ini adalah…
    A. Ada Udang di Balik Batu
    B. Ada Udang Dibalik Batu
    C. Ada udang di Balik Batu
    D. Ada Udang Di Balik Batu
  2. Adikbertanya, “pukul berapa ibu akan berangkat ke arab”. Akumenjawab , “
    Penulisan kalimat bergaris bawah yang sesuai dengan kaidah penulisan yang benar adalah…
    A. Pukul berapa ibu akan berangkat ke Arab!
    B. Pukul berapa ibu akan berangkat kearab?
    C. Pukul berapa Ibu akan berangkat ke Arab?
    D. Pukul berapa ibu akan berangkat ke Arab?
  3. Penulisan nama gelar pada kalimat di bawah ini yang benar, kecuali
    A. Untung Sibejo,S.Kom.
    B. Dra. H. Pariyah,M.Pd.
    C. Prof. Dr. Bagas Makhali,M.A.
    D. Jolia Jola MA,M.Pd
  4. Predikat kota Yogyakarta bukan hanya sekedar (1) kota pelajar dan pariwisata, melainkan gudangnya industri kecil, terutama kerajinan. Ribuan industri kecil kerajinan berkembang di daerah ini, mulai dari skala (2) kecil, misalnya sovenir (3) hasil industri rumah tangga hingga skala besar yang bertaraf (4) internasional. Model-model yang dihasilkan juga sesuai dengan tren (5) dunia.

    Ejaan yang perlu diperbaiki pada kata bernomor yang terdapat pada paragraf tersebut adalah …
    A. (1) sekedar seharusnya sekadar
    B. (3) sovenir seharusnya souvenir
    C. (2) skala seharusnya sekala
    D. (4) bertaraf seharusnya bertarap
    E. (5) tren seharusnya trend
  5. (1) Pemerintah dalam waktu dekat akan mengeluarkan kebijakan pengadaan mobil murah. (2) Mobil ini, rencananya akan dioperasikan di wilayah pedesaan. (3) Di samping murah, mobil ini dirancang juga ramah lingkungan. (4) Tujuannya supaya transportasi semangkin lancar di wilayah pedesaan.
    Penggunaan ejaan yang tidak tepat pada teks tersebut ditandai dengan nomor ….
    A. (1)
    B. (2)
    C. (3)
    D. (4)

Referensi dan sumber
buku express un erlangga kelas 12 smk
basindon.blogspot.co.id/2017/01/contoh-soal-menunjukkan-kesalahan-penggunaan-ejaan.html
amiruzzamroni.blogspot.co.id/2016/02/materi-un-bahasa-indonesia.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *