Mikroskop : Pengertian, Bagian-Bagian, Jenis, dan Gambar

materi mikroskop lengkap

Pengertian

Pengertian Mikroskop yaitu suatu alat yang digunakan untuk melihat objek kecil yang tak dapat dilihat secara kasat mata. Mikroskop dapat ditemukan di laboratorium- laboratorium. ia digunakan untuk mengamati Mikroskopis atau organisme berukuran kecil yang sulit terlihat oleh mata.

Baca Juga

Bagian-bagian Mata beserta Sifat dan Fungsinya

Macam-macam Penyakit Pada Mata

Berdasarkan dari sumber pembentukan bayangan, mikroskop terbagi ke dalam 2 jenis, yaitu Mikroskop cahaya dan Mikroskop elektron, mikroskop cahaya merupakan mikroskop yang menggunakan cahaya sebagai sumber pembentukan bayangan, sedangkan mikroskop elektron menggunakan elektron.

Mikroskop cahaya terbagi menjadi mikroskop Binokuler dan mikroskop Monokuler. Mikroskop monokuler hanya mempunyai satu lensa okuler sedangkan mikroskop binokuler mempunyai 2 lensa okuler yang dapat digunakan oleh kedua mata secara bersamaan.

Sedangkan, Mikroskop elektron merupakan mikroskop yang lebih canggih dari mikroskop cahaya, ia mempunyai perbesaran 250.000 kali lebih besar dan sering digunakan untuk mempelajari struktur terkecil dari makhluk hidup, seperti sel dan bagian- bagian penyusunnya.

Bagian-bagian Mikroskop dan Fungsinya

bagian bagian mikroskop dan fungsinya
Bagian-bagian mikroskop

1. Lensa Okuler

Lensa okuler merupakan jenis lensa yang letaknya dekat dengan mata pengamat, fungsinya adalah untuk memperbesar bayangan yang dihasilkan oleh lensa objektif, dengan perbesaran benda 5x, 10x atau 12,5 kali.

2. Lensa Objektif

Lensa objektif yaitu jenis lensa yang letaknya dekat dengan objek yang diamati, fungsinya adalah memperbesar bayangan benda atau objek pengamatan dengan perbesaran 10x, 40x atau 100x .

3. Kondensor

Kondensor berfungsi untuk mengumpulkan cahaya yang masuk dan memfokuskan cahaya untuk menerangi objek.

4. Reflektor (Cermin Pengatur)

Reflektor (cermin pengatur) berfungsi untuk memantulkan cahaya kedalam diafragma. Bagian yang memiliki 2 sisi (datar dan cekung) ini dapat dilepas dan diganti dengan sumber cahaya dari lampu. Pada mikroskop model- model baru, cermin sudah tidak digunakan karena sudah ada sumber cahaya yang terpasang di bagian bawah atau kaki.

5. Revolver (Pemutar Lensa)

Revolver biasanya berfungsi untuk mengatur perbesaran lensa objektif dengan cara memutarnya.

6. Tubus (Tabung Mikroskop)

Tabung mikroskop (tubus) berfungsi untuk mengatur fokus dan menjadi penghubung antara lensa okuler dan lensa objektif mikroskop.

7. Penjepit Objek (Klip)

Penjepit objek atau klip berfungsi untuk memegang, menahan atau menekan kaca objek (preparat) agar mudah digerakan saat proses pengamatan.

8. Mikrometer (Pemutar Halus)

Pengatur ini biasanya berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan mikroskop secara lambat, dan bentuknya lebih kecil daripada makrometer.

9. Makrometer (Pemutar Kasar)

Makrometer biasanya berfungsi untuk menaik turunkan tabung mikroskop secara cepat.

10. Meja Mikroskop

Meja mikroskop berfungsi untuk tempat meletakkan objek yang akan di amati.

11. Sendi Inklinasi (Pengatur Sudut)

Sendi inklinasi berfungsi untuk mengatur sudut atau tegaknya mikroskop.

12. Lengan Mikroskop

Lengan mikroskop Berfungsi sebagai pegangang pada mikroskop.

13. Kaki Mikroskop

Kaki mikroskop berfungsi untuk menopang mikroskop agar tetap stabil

14. Diafragma

Diafragma berfungsi untuk mengatur jumlah cahaya yang masuk.

Jenis- Jenis Mikroskop dan Gambarnya

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, mikroskop terdiri dari jenis mikroskop elektron dan mikroskop cahaya minokuler dan binokuler. dari jenis tersebut terdapat beragam tipe mikroskop yang popular dan biasa digunakan oleh para peneliti di dunia. Tentunya dengan karakteristik dan kecanggihan yang berbeda-beda.

1. Mikroskop Monokuler

mikroskop monokuler
Gambar mikroskop monokuler

Mikroskop jenis yang satu ini hanya dilengkapi satu jenis lensa okuler dan pengoperasiannya memakai cahaya. Untuk mendapatkan perbesaran optimal, pengguna mikroskop harus bisa memutar fokus perbesaran yang tersedia.

Karena hanya memiliki satu jenis lensa, mikroskop ini hanya mampu untuk melihat benda yang sederhana seperti penampang melintang sel hewan dan tumbuhan atau jaringan otot.

2. Mikroskop Binokuler

mikroskop binokuler
Gambar mikroskop binokuler

Mikroskop binokuler ini mempunyai dua lensa okuler yang bisa dipakai oleh mata kanan dan kiri secara bersamaan. Ketika menggunakan mikroskop ini, beragam objek yang berukuran lebih kecil, seperti sel darah, bakteri, atau fungus bisa terdeteksi dengan baik. Mikroskop semacam ini bisa ditemukan di sekolah, rumah sakit, maupun lembaga penelitian.

3. Mikroskop Fase Kontras

mikroskop pcm
Gambar mikroskop pcm atau Mikroskop fase kontras

Mikroskop PCM adalah salah satu jenis mikroskop cahaya yang mampu memberikan perbesaran benda amatan mencapai 1000x dan fungsi mikroskop ini adalah mengamati bakteri, virus, atau sel yang masih hidup.

Sehingga dengan demikian, pergerakan atau aktivitas sel yang tidak mudah diamati menggunakan mikroskop lainnya bisa diperjelas dan dipakai sebagai bahan penelitian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *