Qiradh : Pengertian, Hukum, Rukun, Syarat, Bentuk, Macam

qiradh

Pada materi sebelumnya sudah kita bahas mengenai Pengertian Iman Menurut Bahasa dan Istilah. Kali ini kita membahas tentang Pendidikan Agama Islam lagi yaitu tentang Qiradh. Apa si yang akan dipelajari dalam artikel ini? Kurang lebih sebagai berikut :

  • Pengertian Qiradh
  • Hukum Qiradh
  • Rukun Qiradh
  • Syarat Qiradh
  • Bentuk Qiradh
  • Macam-macam Qiradh

Pengertian Qiradh

Qiradh adalah pemberian seorang kepada orang lain untuk dijadikan modal usaha dengan harapan memperoleh keuntungan yang akan dibagi sesuai dengan kesepakatan bersama di awal.

Dengan adanya qiradh ini seseorang yang mempunyai keterampilan usaha akan tetapi tidak mempunyai modal akan tertolong.

Hukum Qiradh

Dalam ajaran islam qiradh hukumnya mubah atau jaiz. Nabi Muhammad SAW pernah mencontohkan perilaku qiradh kepada Khadijah istrinya. Sebelum menikah Nabi Muhammad SAW memberikan qiradh kepada Khadijah sewaktu berniaga ke syam. Keuntungan qiradh dibagi bersama sedangkan modal tetep milik pemberi modal.

Baca juga

Pengertian dan Contoh Perbuatan Zuhud

Rukun dan Syarat

Rukun Qiradh

  1. Mempunyai modal usaha
  2. Ada pemberi modal
  3. Ada pelaku usaha
  4. Pekerjaan yang jelas
  5. Pembagian keuntungan disepakati bersama
  6. Ijab qabul.

Syarat Qiradh

  1. Dewasa, sehat, dan sama-sama ikhlas/rela
  2. Harus diketahui jelas jumlahnya baik oleh pemilik modal maupun penerima
  3. Jenis pekerjaan ditentukan sendiri oleh penerima modal yang sesuai dengan bakat dan kemampuan yang dimilikinya serta pemilik modal perlu tahu jenis pekerjaanya
  4. Kesepakatan modal hendaknya dibicarakan pada saat mengadakan perjanjian.

Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan dalam Qiradh

  • Pemberi dan penerima modal harus saling percaya
  • Penerima modal harus bekerja secara hati-hati. Ia tidak boleh menggunakan modal untuk kepentingan selain usaha
  • Perjanjian antara pemberi dan penerima modal sebaiknya dibuat sejelas mungkin, kedua belah pihak harus mengetahui secara detail isi perjanjiannya
  • Jika terjadi kehilangan atau kerusakan di luar kesengajaan penerima modal hendaknya pemilik modal yang menanggung
  • Jika terjadi kerugian hendaknya ditutup dengan keuntungan yang sebelumnya, jika tidak ada hendaknya ditanggung oleh pemilik modal

Larangan

Sebelum menjalani qiradh kalian harus tahu apa saja larangan qiradh, berikut penjelasannya

  • Kedua belah pihak baik penanam modal maupun penerima dilarang melanggar perjanjian qiradh yang sudah ditentukan
  • Penerima modal dilarang menggunakan modal untuk kepentingan sendiri
  • Penerima dilarang menghambur-hamburkan modal usahanya
  • Dilarang menggunakan modal untuk perdagangan yang diharamkan

Bentuk-bentuk Qiradh

Bentuk qiradh dibagi menjadi dua macam, yaitu :

Qiradh Dalam Bentuk Sederhana

Qiradh bentuk sederhana dilakukan secara perorangan dan sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Sebelum diangkat menjadi Rasul Nabi Muhammad SAW pernah menjalankan dagang yang modalnya kepunyaan Siti Khadijah, qiradh bentuk sederhana ini sampai sekarang masih banyak dipraktekkan oleh orang-orang baik di desa maupun kota.

Qiradh Dalam Bentuk Modern

Qiradh modern juga disebut sebagai madharabah. Sebagai contoh Bank Syariah yang prinsip kerjanya berdasarkan syariat islam. Ada seorang yang ingin meminjam uang di bank syariah, ia mengadakan akad dengan pihak bank seperti qiradh. Pihak penerima modal akan memanfaatkan itu untuk memulai usaha dan bank mendapatkan keuntungan dengan cara bagi hasil.

Macam-macam

Dalam pelaksanaannya qiradh dapat dilakukan oleh perorangan maupun organisasi. Dalam kehidupan modern qiradh dapat berupa KPR (Kredit Pemilikan Rumah), Kredit Candak Kulak, dan KMKP. Berikut penjelasannya :

Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bertujuan untuk membantu masyarakat yang belum mempunyai rumah. Pihak Bank menyediakan fasilitas perumahan dan masyarakat yang berminat untuk memiliki rumah tersebut diwajibkan membayar uang muka yang besarnya bermacam-macam sesuai dengan tipe yang diinginkan.

Kredit Candak Kulak

Kredit Candak Kulak adalah penanam modal yang memberikan modal kepada para pedagang kecil dengan sistim pengembalian sekali dalam seminggu atau satu kali dalam tiga hari tergantung kepada pemilik modal, tanpa harus ada jaminan apapun. Biasanya sistim seperti ini dilakukan oleh Koperasi Unit Desa atau KUD. Kegiatan ini bertujuan untuk membantuk masyarakat kecil agar dapat mempunyai atau memulai usahanya sendiri.

Kredit Modal Karya Permanen (KMKP)

Kredit Modal Karya Permanen (KKMP), kredit ini dilaksanakan oleh pihak bank baik swasta maupun negri. Pada zaman sekarang kredit jenis ini sudah tidak ada, yang ada sekarang adalah Kredit Usaha Kecil (KUK). Kredit ini melayani masyarakat yang sudah mampu sehingga bersifat pengembangan usaha yang sudah ada, oleh sebab itu target yang dibina cukup terbatas.

Demikian materi tentang Qiradh Dalam Islam, jangan lupa baca materi Pendidikan Agama Islam yang lain di blog ini. Terima Kasih, semoga bermanfaat.

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *