Tanaman Hortikultura : Pengertian, Jenis, Ciri, Fungsi, Tujuan Pengembangan

contoh tanaman hortikultura

Berbicara mengenai tanaman ada banyak sekali jenis tanaman, salah satunya adalah tanaman hortikultura . Tanaman ini mempunyai banyak jenis, apa saja kah itu? simak penjelasan berikut :

Pengertian Tanaman Hortikultura

Apa yang dimaksud hortikultura? Hortikultura berasal dari bahasa latin yaitu “hortus” yang memiliki arti tanaman kebun dan “cultura/colere” yang berarti budidaya. Sehingga tanaman hortikultura memiliki arti tanaman budidaya yang berada dikebun atau dilingkungan rumah. Lingkup kerja budidaya tanaman hortikultura meliputi beberapa bidang yaitu :

  1. Pembenihan
  2. Pembibitan
  3. Kultur jaringan
  4. Produksi tanaman
  5. Pembasmian hama dan penyakit
  6. Panen
  7. Pengemasan dan distribusi

Jenis-jenis Tanaman Hortikultura

Tanaman hortikultura memiliki beberapa jenis yaitu :

Olerikultura (Tanaman Sayur)

Olerikultura
Melinjo, salah satu jenis tanaman hortikultura – pixabay.com

Tanaman Olerikultura atau biasa dikenal dengan tanaman sayur ini seringkali kita jumpai disekitar kita. Karena keberadaannya yang berada disekitar kita itulah yang membuat kita sering mengkonsumsi tanaman sayur ini. Tanaman sayur atau Olerikultura ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu tanaman musiman dan tanaman tahunan.

Jenis tanaman musiman ini merupakan jenis tanaman yang hanya bisa ditanam pada waktu tertentu dan tidak dapat ditanam disembarang waktu. Contoh tanaman musiman ini adalah kangkung, wortel, kol, bawang merah, bawang putih, lobak, kacang panjang, dan masih banyak lagi.

Jenis tanaman tahunan ini merupakan jenis tanaman yang bisa ditanam setiap tahun, tidak terikat oleh musim dan lingkungan. Contoh sayuran jenis ini yaitu jengkol, petai, melinjo, dan masih banyak lagi.

Frutikultur (Tanaman Buah)

jenis holtikultura
Nanas, jenis tanaman hortikultura – pixabay.com

Tanaman Frutikultura atau biasa yang dikenal dengan tanaman buah ini merupakan tanaman yang tidak asing lagi bagi masyarakat. Tanaman buah ini juga tidak bisa ditanam disembarang waktu. Tanaman buahpun juga memiliki syarat untuk menananmnya. Tanaman ini dalam menghasilkan buah juga memiliki dua masa, yaitu masa musiman dan masa tahunan.

Jenis tanaman yang memiliki masa musiman ini seperti semangka, jeruk, rambutan, stroberi, melon dan masih banyak lagi, Sedangkan contoh jenis tanaman tahunan seperti pisang, nanas, salak, nangka, sawo, belimbing dan mangga.

Florikultura (Tanaman Bunga)

manfaat tanaman holtikultura
Bunga anggrek, salah satu tanaman hortikultura – pixabay.com

Tanaman Florikultura atau biasa yang dikenal tanaman bunga ini merupakan tanaman yang sering kita jumpai dilingkungan sekitar. Apalagi bagi orang-orang yang memiliki taman pada rumahnya, pasti mereka menanam tanaman bunga sebagai hiasan tanaman mereka. Tanaman bunga ini memiliki beberapa jenis media untuk berkembang, seperti bunga mawar, melati, dan bunga kenanga, mereka menggunakan media pot untuk berkembang. Sedangkan bunga anggrek, ia dapat menempel pada tanaman lain untuk berkembang.

Biofarmaka (Tanaman Obat)

tanaman obat
Kayu manis, salah satu tanaman hortikultura – pixabay.com

Biofarmaka atau tanaman obat biasa disebut juga dengan tanaman toga atau tanaman keluarga. Orang-orang zaman dahulu, khususnya untuk Indonesia, mereka sering kali menggunakan tanaman rempah-rempah untuk pengobatan. Selain buat obat-obatan tanaman ini juga dapat digunakan sebagai bahan kosmetik.

Contoh tanaman obat yaitu temu lawak, lengkuas, kayu manis, mengkudu, brotowali, serai dan masih banyak lagi.

Ciri-ciri Tanaman Hortikultura

Secara umum tanaman hortikultura memiliki beberapa ciri-ciri yang dapat kita ketahui. Berikut beberapa ciri-ciri tersebut :

  1. Tidak tahan lama atau waktu pembusukan lebih cepat
  2. Memerlukan lahan yang cukup luas untuk media penanaman
  3. Memerlukan wilayah yang lebih spesifik agar menghasilkan hasil tanaman tertentu
  4. Memiliki masa panen yang beragam, ada masa musiman dan tahunan
  5. Naik turunnya harga sesuai dengan ada atau tidaknya sebuah hasil panen

Cara Budidaya Tanaman Hortikultura

Langkah-langkah melakukan budidaya tanaman hortikultura :

Perawatan tanaman

Bagi tanaman hortikultura yang memiliki batang yang keras, maka memiliki tiga tahap dalam proses perawatannya. Berikut proses perawatan tanaman hortikultura :

  1. Perawatan sebelum berbuah, biasanya perawatan sebelum berbuah diawali dengan pembersihan gulma, pembersihan rumput sekitar tanaman, penyiraman, melakukan pemupukan, dan pengendalian dari berbagai serangan hama dan penyakit. Dalam proses perawatan ini jangan sampai akar dan batang tanaman terluka, apabila terjadi pada akar atau tanaman terkena luka, maka cepat tutup luka tersebut dengan lilin atau plastik. Hal tersebut dilakukan agar tidak ada serangan penyakit yang masuk melalu luka pada tanaman tersebut.
  2. Perawatan waktu berbuah, dalam perawatan waktu berbuah hampir sama dengan perawatan sebeul berbuah. Hanya saja dalam perawatan ini tidak memerluka pemberian pupuk. Karena pemberian pupuk dalam waktu tanaman berbuah, itu akan memberikan gangguan pada tanaman tersebut.
  3. Perawatan setelah berbuah, perawatan setelah berbuahpun sama dengan perawatan sebelumnya. Hanya saja dalam perawatan ini bekas tangkai untuk berbuah harus dipangkas. Karena kalau tidak dipangkas akan menyebabkan pembusukan dalam tanaman tersebut.

Pemupukan tanaman

Dalam proses pemupukan, tanah disekitar tanaman harus basah. Bertujuan agar pupuk lebih cepat diserap oleh tanaman. Jenis pupuk yang biasa digunakan yaitu pupuk N, pupuk P maupun pupuk K dan lebih baik menggunakan pupuk kompos atau pupuk organik.

Pengendalian hama dan penyakit

Langkah perawatan dalam pengendalian hama dan penyakit dilakukan mulai tanaman kecil hingga tanaman sudah besar. Dalam pengendalian hama dan penyakit biasanya tanaman diberi cairan insektisida butiran diusia tanaman hortikultura belum berbuah. Dan jangan berikan cairan isektisida pada tanaman yang sedang berbuah, karena cairan tersbeut bisa masuk dalam buah, dan membuat buah tersebut tidak sehat untuk dikonsumsi.

Fungsi

Berikut beberapa fungsi tanaman hortikultura, yaitu :

  1. Tanaman hortikultura memiliki prospek yang sangat bagus karena memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi dipasaran baik di Indonesia maupun diluar negeri.
  2. Meningkatkan apresiasi bagi komoditas pangan dan obat-obatan.

Selain fungsi tersebut, terdapat beberapa fungsi sederhana dari tanaman hortikultura, yaitu :

  1. Sebagai penyedia pangan, hasil yang didapat dari tanaman hortikultura sangat bermanfaat bagi manusia. Hasil dari tanaman hortikultura merupakan sumber pangan kedua dalam kehidupan manusia.
  2. Sebagai fungsi ekonomi, karena hasil dari tanaman hortikultura merupakan sumber pangan kedua, maka banyak masyarakat yang menjual hasil dari tanaman tersebut. Target penjualan hasil tanaman hortikultura memasuki pasar besar, sehingga pendapatan yang diterima akan besar juga.
  3. Sebagai fungsi kesehatan, salah satu jenis tanaman hortikultura merupakan jenis tanaman obat-obatan itu artinya tanaman hortikultura mempunyai fungsi untuk pengobatan suatu penyakit.
  4. Fungsi sosial budaya, sebagai peran komoditi hortikultura sebagai salah satu tanaman keindahan dan kenyamanan lingkungan. Terlebih bagi tanaman hortikultura jenis bunga yang memiliki daya keindahan tersendiri.

Tujuan Pengembangan Hortikultura

Berikut beberapa tujuan dari pengembangan tanaman hortikultura, yaitu :

  1. Dapat meningkatkan produksi, dan produktivitas mutu hasil panen
  2. Dapat mengembangkan keanekaragaman usaha petani dalam menciptakan kelestarian dan manfaat lahan
  3. Menciptakan lapangan pekerjaan baru, meningkatkan efektifitas dan efisiensi layanan masyarakat. Sehingga dapat meningkatkan penghasilan masyarakat sekitar
  4. Mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kualitas hidup, kapasitas hidup dan juga sosial bagi masyarakat pertanian
  5. Dapat meningkatkan ikatan komunitas masyarakat disekitar kawasan yang memiliki tanggung jawab dalam menjaga kelestarian dan keindahan lingkungannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *